jump to navigation

CakePHP : Resep membuat aplikasi web handal dengan cepat! (bag 1) Juli 5, 2007

Posted by huzz in CakePHP, Manajemen IT, Open Source, Teknologi Informasi.
trackback

Pernah menggunakan CakePHP? It’s sweet, literally. Buat yang belum pernah, semoga tulisan ini menjadi hidangan pembuka untuk mencicipi lezatnya CakePHP… uhmm…yummy!!

CakePHP adalah framework PHP yang menggunakan paradigma Model-View-Controller (MVC)“. Yuk kita bahas satu per satu :

framework PHP?

Jika Anda sering coding (membuat program komputer) aplikasi berbasis web, Anda akan menemukan bahwa beberapa kegiatan dalam coding adalah berulang-ulang, contoh :

  • membuat tampilan untuk menampung input dari pengguna
  • mem-validasi data yang di-input
  • memproses data yang di-input
    • buat kode untuk koneksi ke sumber data
    • ambil/simpan data yang diperlukan dari sumber data
    • menjalankan perintah-perintah sesuai logika aplikasi
  • menampilkan hasil pemrosesan data ke pengguna
  • mengatur hak akses
  • mengatur themes (“kulit” tampilan aplikasi)
  • mengatur bahasa pengantar aplikasi
  • membuat cache (supaya aplikasi bisa diakses lebih cepat)

Begitulah, terus menerus. Nah, para programmer dunia yang sering membuat aplikasi web berpikir untuk membakukan best practice (teknik paling “cespleng”) dalam beberapa hal yang disebutkan di atas. Tujuannya :

  1. agar proses membuat aplikasi menjadi lebih cepat => ini syarat wajib supaya IT dapat senantiasa mendukung perusahaan dalam menghadapi perubahan bisnis yang cepat
  2. aplikasi dapat mengakomodasi peningkatan beban akibat peningkatan jumlah pengguna => mengikuti pertumbuhan bisnis perusahaan. Misalnya, nambah pelanggan, aplikasi harus tetep cepet
  3. fleksibel dengan berbagai macam pilihan teknologi yang ada & yang akan datang
  4. tentunya harus aman

Setelah diskusi panjang, jadilah CakePHP.

Selain CakePHP, masih ada framework PHP lainnya. Ingin perbandingan framework PHP lebih dalam? googling aja atuh.

Banyak orang yang bilang framework manapun selalu ada plus minusnya dan memilihnya harus sesuai spesifikasi aplikasi. Tapi menurut saya, pilih saja salah satu lalu pelajari sedalam-dalamnya. Ya, harus dalam banget supaya minusnya framework itu bisa Anda perbaiki! Trying to use numerous frameworks will cost you time and money! Saya memilih CakePHP, selain karena best practice di atas, juga karena komunitasnya yang sangat aktif dan baik hati (dan tidak sombong..hehe..kayak pramuka aja) .Suatu framework boleh jadi keren banget, tapi tanpa komunitas yang membuat perbaikan terus menerus, suatu saat bakalan mentok alias ga bisa mengakomodasi perubahan teknologi dan perubahan kebutuhan pengguna aplikasi.

Next : MVC teh naon?

Komentar»

1. Okto Silaban - November 17, 2008

Tapi aku cuma melihat gak sampe 10 web besar yang dibangung dengan CakePHP.. Bandingkan dengan yang dipake Drupal..

*he..he.. gak nyambung ya.., bandingin FW dengan CMS.. :P